:::[ 30 Perkara Yang Dapat Melembutkan Hati ]:::

1) Takut akan datangnya maut secara tiba-tiba sebelum kita sempat bertaubat.

2) Takut tidak menunaikan hak-hak Allah secara sempurna. Sesungguhnya hak-hak Allah itu pasti diminta pertanggungjawabannya.

3) Takut tergelincir dari jalan yang lurus, dan berjalan di atas jalan kemaksiatan dan jalan syaitan.

4) Takut memandang remeh atas banyaknya nikmat Allah pada diri kita.

5) Takut akan balasan siksa yang segera di dunia, karena maksiat yang kita lakukan.

6) Takut mengakhiri hidup dengan su’ul khatimah.

7) Takut menghadapi sakaratul maut dan sakitnya sakaratul maut.

8) Takut menghadapi pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir di dalam kubur.

9) Takut akan azab dan prahara di alam kubur.

10) Takut menghadapi pertanyaan hari kiamat atas dosa besar dan dosa kecil yang kita lakukan.

11) Takut melalui titian yang tajam. Sesungguhnya titian itu lebih halus daripada rambut dan lebih tajam dari pedang.

12) Takut dijauhkan dari memandang wajah Allah.

13) Perlu mengetahui tentang dosa dan aib kita.

14) Ma’rifah kita terhadap nikmat Allah yang kita rasakan siang dan malam sedang kita tidak bersyukur.

15) Takut tidak diterima amalan-amalan dan ucapan-ucapan kita.

16) Takut bahwa Allah tidak akan menolong dan membiarkan kita sendiri.

17) Kekhawatiran kita menjadi orang yang tersingkap aibnya pada hari kematian dan pada hari timbangan ditegakkan.

18) Hendaknya kita mengembalikan urusan diri kita, anak-anak, keluarga, suami dan harta kepada Allah SWT. Dan jangan kita bersandar dalam memperbaiki urusan ini kecuali pada Allah.

19) Sembunyikanlah amal-amal kita dari riya’ ke dalam hati, karena terkadang riya’ itu memasuki hati kita, sedang kita tidak merasakannya. Hasan Al Basri rahimahullah pernah berkata kepada dirinya sendiri. “Berbicaralah engkau wahai diri. Dengan ucapan orang sholeh, yang qanaah lagi ahli ibadah. Dan engkau melaksanakan amal orang fasik dan riya’. Demi Allah, ini bukan sifat orang mukhlis”.

20) Jika kita ingin sampai pada derajat ikhlas maka hendaknya akhlak kita seperti akhlak seorang bayi yang tidak peduli orang yang memujinya atau membencinya.

21) Hendaknya kita memiliki sifat cemburu ketika larangan-larangan Allah diremehkan.

22) Ketahuilah bahwa amal sholeh dengan sedikit dosa jauh lebih disukai Allah daripada amal sholeh yang banyak tetapi dengan dosa yang banyak pula.

23) Ingatlah setiap kita sakit bahwa kita telah istirahat dari dunia dan akan menuju akhirat dan akan menemui Allah dengan amalan yang buruk.

24) Hendaknya ketakutan pada Allah menjadi jalan kita menuju Allah selama kita sehat.

25) Setiap kita mendengar kematian seseorang maka perbanyaklah mengambil pelajaran dan nasihat. Dan jika kita menyaksikan jenazah maka khayalkanlah bahwa kita yang sedang diusung.

26) Hati-hatilah menjadi orang yang mengatakan bahwa Allah menjamin rezeki kita sedang hatinya tidak tenteram kecuali sesuatu yang ia kumpul-kumpulkan. Dan menyatakan sesungguhnya akhirat itu lebih baik dari dunia, sedang kita tetap mengumpul-ngumpulkan harta dan tidak menginfakkannya sedikit pun, dan mengatakan bahwa kita pasti mati padahal dia tidak pernah ingat mati.

27) Lihatlah dunia dengan pandangan I’tibar (pelajaran) bukan dengan pandangan mahabbah (kecintaan) kepadanya dan sibuk dengan perhiasannya.

28) Ingatlah bahwa kita sangat tidak kuat menghadapi cobaan dunia. Lantas apakah kita sanggup menghadapi panasnya jahannam?

29) Di antara akhlak wanita mu’minah adalah menasihati sesama mu’minah.

30) Jika kita melihat orang yang lebih besar dari kita, maka muliakanlah dia dan katakana kepadanya, “Anda telah mendahului saya di dalam Islam dan amal sholeh maka dia jauh lebih baik di sisi Allah. Anda keluar ke dunia setelah saya, maka dia lebih baik sedikit dosanya dari saya dan dia lebih baik dari saya di sisi Allah.”

Labels:

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

uLiKe i lIkE

ULiKe i lIkE

Labels

My Blog List

Coretan yang lepas

get this widget here

....................................

Dia tahu yang dia itu tahu..
dia adalah bijak.... ikutilah dia.

Dia tidak tahu yang dia tahu..
dia kurang bijak... bimbinglah dia.

Dia tahu yang dia tidak tahu..
dia adalah bodoh.. ajarkan dia.

Dia tidak tahu yang dia tidak tahu..
Dia adalah bodoh sombong......
jauhilah dia.

Lelaki Soleh

1)Sentiasa taat kpd Allah S.W.T dan Rasulullah S.A.W.

2)Jihad Fisabilillah adalah matlamat dan program hidupnya.

3)Mati Syahid adalah cita-cita hidup yg tertinggi.

4)Sabar dalam menghadapi ujian dan cubaan dari Allah.
5)Ikhlas dalam beramal.

6)Kampung akhirat menjadi tujuan utama hidupnya.

7)Sangat takut kepada ujian Allah dan ancamannya.

8)Selalu memohon ampun atas segala dosa-dosanya.

9)Zuhud dgn dunia tetapi tidak meninggalkannya.

10)Solat malam menjadi rutin harian.

11)Tawakal penuh kpd Allah dan tidak mengeluh kecuali kpd Allah Taala.

12)Selalu berinfaq baik dalam keadaan lapang mahupun sempit.

13)Menerapkan nilai kasih sayang sesama mukmin dan ukhwah di antara mereka.

14)Sangat kuat amar maaruf dan nahi mungkarnya.

15)Sangat kuat memegang amanah,janji dan kerahsiaan.

16)Pemaaf dan lapang dada dalam menghadapi kebodohan manusia,sentiasa saling mengingatkan sesama ikhwan dan tawadhu' penuh kpd Allah S.W.T.

17)Kasih sayang dan penuh pengertian kpd keluarga.

anda pengunjung ke

Tugas-tugas dan kewajipan lelaki soleh:

1)Mencari nafkah(belanja hidup)

2)Berjihad Fisabilillah.

3)Melindungi dan membela kaum yg lemah dan tertindas.

4)Memimpin,mendidik dan berlaku adil terhadap isteri.

CaBuTaN BeRtUaH

.......................................

KaLaM uKhuWaH


ShoutMix chat widget

Asma al-Husna

TeRkInI PaLeStIn

WeLcOmE To mY BlOg


WeLcOmE To mY BlOg


RuGi x cUbA

IsLaMiC CaLEnDaR

..:::::::: WaKtU SOlAt ::::::::..

Powered by Blogger.

Popular Posts

Followers